Friday, February 10, 2012

Demokrasi Bukan Aqidah

Di Indonesia, sistem demokrasi sudah cukup lama di anut sebagai sistem pemerintahan yang dirasa cukup mampu membawa suara penduduk Indonesia yang merupakan penduduk terbanyak keempat (dari sensus 1990). Namun bagaimana dengan perjalanannya sistem ini setelah sekian tahun berada di Indonesia? 

Pagi tadi saya baru saja mendengarkan siaran radio yang membahas sistem demokrasi di Indonesia. Yang menyebutkan bahwa,


"Demokrasi memang bukan dari Islam. Demokrasi adalah buatan orang-orang Barat."
"Demokrasi bukanlah aqidah, melainkan demokrasi hanyalah sebuah cara untuk mengakomodir suara-suara rakyat", oleh Ustadz Khozin Abu Faqih.
Itu poin penting yang saya catat dalam note saya, dan ada beberapa poin penting lagi yang saya catat dari perbincangan di siaran radio itu. Berikut ini poin penting yang saya catat terkait materi Siyasah Syar'iyah, dalam pembahasan khusus tentang sistem demokrasi.

  • Umat Islam selama ini hanya menjadi obyek kebijakan, seharusnya umat Islam mampu menjadi subyek dari kebijakan/ pembuat kebijakan
  • Jikalau kita ingin mengubah sistem yang ada di Indonesia, sehingga menjadi sistem yang di ajarkan dalam Islam, maka ada beberapa cara, salah satunya adalah dengan "masuk ke dalam sistem" untuk dapat membuat kebijakan-kebijakan yang mengarah kepada ajaran Islam
  • Terkadang ada seseorang yang dengan mudah men-judge orang lain (misal: ustadz) munafik, karena mendukung sistem produk Barat dengan "menjual ayat-ayat Al Qur'an", padahal mungkin bisa jadi bukan karena orang tersebut munafik, akan tetapi karena perbedaan sudut pandang, atau karena kelupaan/ kealpaan, atau memang karena saat itu orang tersebut sedang khilaf. Jangan sampai sedikit perbedaan tersebut membuat umat Islam jadi memusuhi satu dengan yang lainnya, sehingga membuat umat Islam semakin rapuh.
  • Sistem yang tidak baik, memang seharusnya diganti. Tetapi ketika kita menyebutkan hal tersebut harus diganti, maka konsekuensinya harus ada alternatif lain yang lebih baik sebagai pengganti dari sistem yang tidak baik tersebut
  • Dimasa Umar bin Abdul Aziz, sistem pemilihan pemimpin tidak menggunakan cara Islam, akan tetapi masih menggunakan cara zaman Jahiliyah, yaitu dengan mengangkat pemimpin dari keluarga kerajaan (Bani Umayyah). Sistem yang diganti pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz adalah sistem tatanan kemasyarakatannya, dimana berlandaskan  kepada sistem yang di ajarkan oleh Islam, sehingga dalam jangka waktu 2 tahun saja, masyarakat menjadi lebih baik
  • Sistem pemilihan pemimpin pada zaman kekhalifahan pun berbeda-beda. Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq diangkat dengan melalui jalur perundingan masyarakat Islam pada masa itu. Kemudian Umar bin Khattab berdasarkan surat wasiat yang dibuat oleh Khalifah Abu Bakar. Khalifah Utsman bin Affan dipilih melalui mekanisme dewan formatur yang terdiri dari Abdurrahman bin Auf, Saad bin Abi Waqash, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib*. Dan Khulafaur Rasyidin yang terakhir, Ali bin Abi Thalib dibaiat oleh masyarakat pada waktu itu


Sumber :
Siaran Siyasah Syar'iyah-MQ FM
Oleh Ustadz Khozin Abu Faqih

Thursday, February 9, 2012

Aku Mencintaimu Karena Allah

Bukan karena kamu baik maka aku menyayangimu, Temanku
Bukan karena kamu cantik maka aku mau berada dekat denganmu, Sahabatku
Dan bukan pula karena keadaan, maka aku mencintaimu, Sahabatku..

Melainkan karena Allah maka aku menyayangimu, Saudariku..
Akan tetapi karena kecintaanku pada Allah maka aku ingin selalu dekat denganmu, Saudariku
Sudah pasti karena Allah, aku mencintaimu dan bersabar atas sikapmu, Saudariku..

Aku ingin kita berdua masuk ke surga bersama-sama, wahai Saudariku..
Aku ingin kita berdua bersenda gurau dan menjadi bidadari surga, wahai Saudariku..
Aku ingin kita menjadi teman, sahabat, dan saudara tak hanya didunia, tetapi juga di akhirat !

Saudariku,
Aku mencintaimu karena Allah..
Aku mencintaimu karena Allah..
Aku sungguh menyayangimu karena Allah..

Semoga Allah membukakan pintu hidayahNya untukmu, wahai Saudariku..
Semoga Allah tidak selamanya Mengunci hati dan pendengaranmu, Saudariku..
Semoga Allah tidak selamanya menutup penglihatanmu, Saudariku..


#Maafkan aku yang mungkin selama ini kurang perhatian kepadamu..
Semoga Allah Mengampuni kesalahan2ku

Tuesday, February 7, 2012

Energi Positif

Aku tahu ini sulit, Sahabat
Aku tahu apa yang kau lewati itu tak mudah
Tetapi yakinlah sahabat, yakin, dan terus kuatkan keyakinan serta kesabaranmu

Karena bumi itu bulat,
Karena tak selamanya awan mendung berakhir dengan hujan,
Karena yang selalu ada itu, cahaya terang setelah kegelapan malam,
Karena tidak ada masalah tanpa bahu yang kuat untuk menopangnya..

Teruslah berusaha, teruslah berusaha, teruslah berusaha..

Tak usah peduli, seberapa kali kegagalan telah kau temui
Tak perlu hiraukan, seberapa jauh jarak dirimu dengan impianmu itu
Kau hanya perlu, terus berusaha, terus berusaha, dan terus berusaha..
Hingga Tuhan menjawab doa-doamu,
Hingga Tuhan membalas semua usahamu..


..in a little room, in Bandung

Thursday, January 5, 2012

Bergeraklah dalam diam

Cepat atau lambat harus tetap dilakukan
Suka ataupun tidak pun harus tetap terlaksana
Tak boleh ada niat lain,
selain mendekatkan diri kepada ALLAH
dan...
Tak perlu banyak bicara, karena perubahan tak hanya bisa didapat dengan kata-kata
Tetapi dengan usaha, kerja keras dan doa..
Ia bisa terlaksana..

Sedangkan kata-kata ini, hanyalah untaian kecil kata-kata pengingat, penyemangat
Bahwa kau tak boleh terus bertumpu pada orang lain..
sehingga tiap kali ada suatu masalah yang datang kepadamu, kau merengek meminta nasihat kepadanya

Janganlah memanjakan dirimu!
Karena sesungguhnya dirimu memiliki potensi yang luar biasa, yang bahkan sampai saat ini belum kau sadari

Kerjakan semuanya dengan ikhlas...
walaupun berat, namun itu sebanding dengan hasil yang akan kau peroleh nanti...

Tidakkah kenikmatan di Syurga-Nya begitu menggiurkan untukmu??

Bergeraklah dalam diam...
ALLAHUMMA ANA....

Thursday, November 17, 2011

Antena Biconical / Bow-tie

Antena adalah suatu perangkat yang digunakan pada sistem komunikasi yang jarak jauh, yang dapat berfungsi sebagai pengirim maupun penerima sinyal. Ada beberapa tipe antena, menurut buku Antenna Theory, Analysis and Design oleh Constantine A. Balanis, tipe-tipe antena tersebut adalah Wire Antenna, Aperture Antenna, Microstrip Antenna, Array Antenna, Reflector Antenna, dan Lens Antenna. Semua tipe antena tersebut memiliki keunggulannya masing-masing banding dengan antena-antena yang lain. Saat ini, saya akan mencoba memaparkan tentang salah satu tipe antena yang berkaitan dengan judul artikel ini, Antenna Biconical/ Bow-tie, yaitu Aperture Antena.


Aperture Antenna adalah salah satu tipe antena yang penggunaannya dapat dilakukan untuk frekuensi tinggi. Dari pengertian "aperture" yaitu bukaan, maka dapat saya ambil kesimpulan bahwa aperture antenna adalah antena yang pada satu bagiannya terdapat bagian yang terbuka, maksudnya adalah terbentuk suatu bentuk yang dapat menangkap atau menerima sinyal lebih banyak. Beberapa contoh aperture antena adalah
Pyramidal horn
Conical horn
                      
Yang akan kita bicarakan saat ini adalah Antena Biconical dan antena bow-tie. Kedua antena tersebut termasuk broadband antena, yaitu antena yang bekerja pada range frekuensi tinggi. Antena biconical tersusun dari 2 kata dasar yaitu bi dan conical. Kata bi berarti dua dan conical yang berasal dari cone yang berarti kerucut. Oleh karena itu, antena biconical adalah antena broadband yang memiliki 2 kerucut sebagai tempat untuk menangkap sinyal. Pola radiasi antena biconical adalah omnidirectional. Dalam kenyataannya, antena ini dapat digunakan untuk menerima sinyal TV yang berada pada range UHF(Ultra High Frequency). 
Antena biconical dapat tersusun dari bahan yang solid, bahan metal dan dari wire.
Antena Biconical jenis Bahan Metal (Antena Bowtie)
Antena Biconical jenis Wire Simulation
Antena Biconical jenis Solid
Bila dilihat dari pola radiasi antena yaitu omnidirectional, maka pola radiasinya akan terlihat seperti planet  saturnus atau ufo yang solid. Sinyal yang ditangkap oleh 2 cone pada antena biconical akan menghasilkan arus (I) disepanjang permukaan cone dan tegangan (V) diantara 2 cone. Dengan ini, maka impedansi karakteristik dan impedansi input yang memiliki besar pada saluran transmisi, jika panjang saltran adalah tak terhingga.
Biconical Geometry     
Untuk aplikasinya, antena biconical biasa digunakan untuk menangkap frekuensi tinggi atau broadband, termasuk frekuensi siaran televisi Indonesia. Sebelumnya pernah dilakukan proyek pembuatan antena biconical untuk aplikasi kanal TV. Proyek tersebut berhasil. Dengan menggunakan antena biconical dan reflektor 90 derajat agar mendapatkan pola radiasi directional atau terarah.

Saya menulis postinga ini untuk sebagai latihan presentasi tugas kelompok saya hari Senin nanti, kalau ada yang salah mohon koreksinya. Intinya, belajar antena itu mudah kalau dipikir mudah, susaah kalau dipikir susah. hohoho...
Semangat Besar untuk Indonesia yang lebih baik lagi ^0^ /