Thursday, November 3, 2011

Ilmu dan Amal

Jikalah ilmu itu bermanfaat tanpa amal, maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta Ahli Kitab.
Jika ilmu bermanfaat tanpa keikhlasan, maka tidak mungkin Allah mencela orang-orang munafik. (Ibnu al-Qayyim)

Seberapa pun sedikitnya ilmu yang dimiliki, aplikasikanlah, berikanlah, jadikanlah ia bermanfaat untukmu dan untuk yang menerimanya. Karena kebahagiaan yang kau cari tak hanya akan kau dapatkan hanya mensyukuri yang telah ada, melainkan dengan memberikan kabar gembira/kebahagiaan kepada orang lain, maka kebahagiaan itu pun akan kembali kepadamu juga bahkan kau akan mendapatkan yang lebih dari kebahagiaan yang kau bayangkan. :)

Wallahu'alam..
 

Friday, October 28, 2011

My Way is Lossy, huft...

Bulan November tinggal sebentar lagi, tinggal menghitung hari deadline untuk mengumpulkan proposal, tapi sampai saat ini, menemukan judul yang pas untuk proposal aja belum. Parah! Saya akui, saya adalah tipe orang yang sangat menyusahkan karena saya adalah deadliner. Saya sadar betul kekurangan saya itu, menunda-nunda pekerjaan karena saya pikir masih ada waktu yang cukup untuk mengerjakan tugas itu, tapi tolong Gendys,, jangan pada saat ini kau aktifkan sifat jelekmu itu T_T

Siap ga siap, saya sudah camkan pada diri saya, kalau bulan November nanti saya akan daftar seminar. HARUS! Saya ga mau menyusahkankan ibu, bapak, adek, teman-teman, hanya karena saya terlambat seminar dan yang nanti bisa berakibat ke jadwal sidang PA saya(Oh! horor sekali menyebut kata PA). Pokoknya faiza azzamta fatawakal alallah, yang harus ku lakukan sekarang adalah kuatkan niat dan azzam, fokus, fokus, fokus, dan ikhtiar pol-polan. Biar amanah yang ada tetap bisa terpegang dan PA pun tetap kelar, noise-noise yang ada mesti diredam.. Noise yang mesti diredam, jangan sampai semangat dan cita-cita yanga malah teredam. Kalau katanya dosen mata kuliah Saluran Transmisi, Saluran itu terbagi menjadi 3. Ada saluran Lossless, saluran Lossy dan saluran DistortionLess. The differences of them are salurannya ga meredam, meredam, dan meredam pada frekuensi tertentu. Dan sepertinya saya berada pada saluran Lossy alias berada pada saluran yang meredam.



Apanya yang diredam??

SEMANGAT saya teredam, tiap kali saya bertemu kejenuhan

PIKIRAN POSITIF saya Teredam, tiap kali saya disapa oleh kegagalan

TUJUAN AKHIR saya Teredam, tiap kali saya bertemu dengan sesuatu yang lebih urgent untuk dilakukan

hingga saya berkesimpulan bahwa saya harruussss punya AMPLIFIER !

Yes, AMPLIFIER atau REPEATER atau EDFA(kalau di Kabel Optik)

Saya butuh itu semua dalam wujud yang nyata.
Yang dapat saya lihat dalam senyum orang tua saya di foto yang tersimpan di ponsel, dalam aksi lucu adik-adik saya yang terekam dengan indahnya di ponsel, dalam obrolan hangat dengan senior yang membangkitkan semangat, dalam sharing-sharing ringan dengan teman-teman seperjuangan, dalam lingkungan kompetitif teman-teman di kelas yang sudah pada kelar proposalnya, dan dalam tulisan yang saya buat utnuk membangkitkan semangat saya sendiri..

Wah rasanya begitu indah apa yang Allah berikan kepada saya selama ini,
fokus,
fokus,
fokus..

ikhitiar,
ikhtiar, 
ihktiar..

tawakal,
tawakal,
tawakal..

Sudah ah.. hayuu lanjutkan ngerjain si PA... Semoga Allah ridho pada apa yang aku lakukan.. :)

Sunday, October 16, 2011

It's Your Responsibility,, Selesaikan Apa yang Kau Mulai

Tanggung jawab bagiku bukanlah sesuatu yang ringan, yang mudah untuk dipikul atau apabila terlalu berat bisa untukku bagi dengan teman-temanku. Bagiku, tanggungjawab ada sebuah benda pusaka penuh kehormatan, yang dapat membuat wajahku semakin bersinar atau tercoreng penuh arang dimata Allah maupun manusia. Bukanlah aku ingin mendapat puji dari manusia(karena apalah arti puji dari seseorang yang tak mengenal kita secara dekat), akan tetapi bila ku dapat menyelesaikan apa yang aku mulai dengan penuh tanggung jawab, maka aku tak perlu dengan wajah tertunduk aku menemui Rabbku..

Terkadang terasa sangat berat memikul amanah ini sendirian, memikul beban-beban amanah yang mungkin seharusnya bukan aku yang memikulnya, melainkan teman-temanku, tetapi Allah Maha Mengetahui kadar kekuatan dan kepercayaan hamba-Nya pada diri-Nya, maka Dia berikan amanah-amanah yang pada awalnya tak ku inginkan ini pada diriku.

Izinkan aku membagi amanah ini..

Atau setidaknya, bantu dengan menguatkanku, menopang kakiku yang rapuh, menyapu air mataku..

Aku tahu batas akhir amanah ini hanya tinggal satu bulan lagi, tetapi aku merasa sangat dzalim pada diriku dan orang-orang yang telah memercayakan amanah ini padaku. Karena belum ada yang aku berikan secara maksimal dari amanah yang telah aku ambil tanggung jawabnya ini. Aku tak sanggup menampakkan wajahku pada Rabb, ketika nanti aku ditanya tentang apa yang telah ku perbuat/ ku berikan melalui amanah ini. Ya Allah, ampunilah dosa hamba-Mu yang dzalim ini :'(

Selesaikan apa yang kamu mulai..

Selesaikan apa yang kamu mulai..

Selesaikan apa yang kamu mulai..

Allahumma ana, biarlah hati ini berprasangka buruk tentang apapun, tapi yang boleh ku percaya hanya satu..
Wahuwa ma'akum 'ainama kuntum..Allah selalu bersama kamu, dimanapun kamu berada..

No Fear to others... My Fear is just to Allah..

Thursday, October 6, 2011

Belajar dari Seekor Raja Hutan

Bismillaah...

-Aku ingin terbebas dari belunggu kesibukan, yang hanya dengan satu kata "SIBUK" itu saja, sudah dapat membuatku terpenjara sebelum aku terpenjara oleh kesibukan yang sebenarnya-
 Menurut saya setiap orang memiliki kesibukan masing-masing. Baik kesibukan itu positif maupun negatif, asalkan kegiatan itu cukup menyita waktu orang tersebut, maka sudah dapat diambil kesimpulan bahwa, "Orang itu lagi sibuk." Lantas apa iya dengan kesibukan yang seseorang lakukan itu dapat menambah nilai manfaat, baik untuk dirinya ataupun untuk orang lain? Saya belum yakin akan hal itu. Karena dari hasil pengamatan saya(*gaya beud), tidak semua orang yang sibuk itu benar-benar menikmati buah dari kesibukannya itu dengan senyuman penuh kebahagiaan dan kepuasaan diakhir kesibukannya.
Ambil contohlah saya, saya seorang mahasiswa yang ga cuma KUPU-KUPU, tapi juga KURA-KURA dan LABA-LABA, oya saya juga termasuk ke dalam golongan yang KUTU. (*yupp buat yang sedang/pernah jadi mahasiswa pasti tau maksudnya.. : D). Dari mulai rutinitas perkuliahan, kemudian rapat/syuro, nonkrong di masjid, dan clubing di lab.. semuanya saya lakukan. Tapi semua kegiatan itu tidak menjamin produktifitas dari kesibukan saya, baik yang di perkuliahan, lab, maupun organisasi lainnya. Lantas apa dong yang bisa bikin, kita sibuk..tapi kita juga produktif ! Apa hayoo??

"Tetapkan target sebelum melakukan sesuatu."
Analogi yang bisa saya sampaikan seperti ini(*gayanya Zakky--calon pemimpin besar masa depan)
Kita tahu, singa adalah raja hutan. Sebagai seekor raja, singa tidak mendapatkan title itu secara cuma-cuma. KENAPAA?? Karena ada banyak pelajaran tingkah laku/kebiasaan yang bisa diambil dari kehidupan si singa. Ketika singa sedang lapar, kemudian menemukan seekor mangsa dihadapannya, si singa akan sangat fokus pada targetnya itu. Sangat fokus sampai-sampai dia lupa buat mencukur jenggotnya yang sudah tubuh begitu lebatnya. (*hehe OOT :D) Dengan target yang ada di hadapannya, tak ada satupun yang dapat menghilangkan kefokusannya atas targetnya itu, biarpun ada singa betina yang tiba-tiba lewat atau ada tiba-tiba terdengar lagu Ayu Ting-Ting "Dimana-dimana??", Insya Allah tidak akan merusak konsentrasinya kepada sang target.

Nah begitupun seharusnya kita sebagai mahasiswa yang seharusnya sudah punya target masing-masing, akan seperti apa kita kedepannya. Misalkan yang kuliah di Teknik, ketika lulus ingin jadi Insinyur, atau yang sekolah di pesantren ketika lulus ingin jadi pak Ustadz, atau yang kuliah di teknik tapi pas lulus ingin kerja di Kebun Binatang dan organisasi lingkungan(*yang ini ga nyambung, tapi orangnya ada loh yang berkeinginan seperti itu). Kita mesti fokus dengan apa yang kita tuju. Kamu tuju A yang berjalanlah ke arah A. Kamu ingin ke B yang carilah jalan-jalan menuju ke arah B. Jangan malah sekadar ikut arus. Tidak memiliki pegangan dan prinsip yang kuat, jadi mudah terbawa arus yang sedang hot. Misal: saat ini lagi booming Android terus kamu kepingin ganti judul TA/PA jadi yang ada kaitannya dengan Android, padahal sebelumnya kamu sudah ada judul dan udah seminar.(*maaf yang ini hanya untuk yang sudah cukup umur). Ga banget kan..

Jadi kalau menurut saya, kita mesti kuatkan apa yang ingin kita tuju. Jangan biarkan noise-noise dari luar menghalangi tercapainya tujuan kita. Oke! :)



-GMA-^^

Friday, September 30, 2011

Indahnya Berbagi...

Indahnya berbagi hikmah, hanya bisa dirasakan oleh orang yang menceritakan hikmah kepada orang lain dengan ikhlas..
Indahnya berbagi ilmu, hanya bisa dirasakan oleh orang yang membagikan ilmunya kepada orang lain  dengan ikhlas..
Indahnya bersedekah, hanya bisa dirasakan oleh orang yang bersyukur karena Allah..

Indahnya berbagi, hanya bisa dirasakan oleh orang yang merasa bersyukur dengan kesempatan yang Allah berikan bahwa masih ada orang yang mau menerima hal-hal yang sedikit dari kita.. Dengan yang sedikit itu pun, terkadang orang yang diberi oleh kita masih mengucap kata terima kasih..

Padahal, seharusnya orang yang memberikan itulah yang berterima kasih.. KENAPAAA??
1. Karena dengan berbagi akan membuat Allah semakin sayang sama kita
2. Karena akan membuat kita lebih bersyukur lagi atas segala apa yang Allah beri ke kita
3. Karena dengan berbagi, maka Allah cukupkan nikmat untuk kita
4. Karena akan ada suatu masa, orang-orang tak ada lagi yang mau menerima sedekah..(*udah pada kaya)
5. Karena dengan berbagi, dunia jadi lebih indaahhh ^^




Yah.. itulah sepenggal kata yang dapat jariku ketikkan untuk memaknai satu kata "berbagi".
Semoga bermanfaat :)